Cari

Memuat...

Selasa, Februari 14, 2012

People's Power in Sydney White

 
Sydney dengan ketujuh teman anehnya penghuni the Vortex

A review based on a movie entitled SYDNEY WHITE

Sydney White adalah tokoh sentral dalam film yang berjudul sama: SYDNEY WHITE. Amanda Bynes, si pemeran tokoh Viola yang tomboy dalam film SHE’S THE MAN, berperan sebagai Sydney White yang kebetulan juga memiliki karakter yang tak jauh beda dengan Viola. Yang sedikit berbeda adalah, Sydney dikisahkan dibesarkan oleh ayahnya yang bekerja sebagai ‘plumber’ beserta lingkungannya, para pekerja konstruksi yang mayoritas laki-laki, sehingga sangat bisa dimaklumi jika dia memiliki sifat tomboy. Sedangkan dalam film SHE’S THE MAN tidak dijelaskan background apa dan mengapa yang membuat Voila memiliki sifat tomboy.

Dari segi akting, dalam film SYDNEY WHITE ini, tidak banyak perbedaan akting Amanda Bynes dikarenakan dia memerankan tokoh yang mirip dengan tokoh Viola dalam SHE’S THE MAN. Meskipun begitu, kisah yang diusung dalam film Sydney White lumayan menarik: bagaimana para ‘dorks’ alias orang aneh yang tidak mengikuti ‘the mainstream’ jenis-jenis mahasiswa di universitas memiliki power yang luar biasa setelah berkumpul untuk meruntuhkan status quo yang ada.

Alkisah di sebuah universitas yang bernama Southern Atlantic University (SAU), Sydney adalah seorang mahasiswa baru. Di kampus yang sama dulu Sydney's late mom juga menimba ilmu sekaligus mendapatkan teman-teman for life dari bergabung dengan 'a sorority sister group' yang bernama the Kappa Phi Nu sorority. Di surat wasiat yang ditulis oleh ibunya sebelum meninggal, Sydney diharapkan mengikuti jejaknya untuk bergabung dengan Kappa Phi Nu. Di zaman ibunya masih kuliah di SAU, KPN adalah sebuah sorority group dimana para anggotanya diajarkan untuk menyuarakan aspirasi mereka dan mengekspresikan karakter mereka sendiri-sendiri, tanpa merasa perlu 'terancam' untuk menjadi 'berbeda' dari yang lain.

 
Sydney dengan Rachel

Akan tetapi, di bawah kepresidenan Rachel Witchburn, KPN mejadi sebuah kelompok yang berusaha membuat semua anggotanya untuk tunduk di bawah kuasa Rachel dan selalu menjadi apa yang diinginkan Rachel. Salah satunya adalah: anggota KPN tidak boleh gemuk. Bahkan di bawah kepemimpinan Rachel, SAU seperti dikuasai oleh Rachel, misalnya dengan salah satu rencananya untuk menghancurkan "The Vortex" kediaman beberapa mahasiswa yang dianggap 'aneh' di lingkungan kampus karena 'the Vortex' dianggap tak layak berada di lingkungan SAU.

Sydney berhasil menyingkirkan Rachel dari kursi  'Student Body President' setelah mampu mengumpulkan orang-orang 'aneh' alias dorks untuk menerima kenyataan bahwa 'being dork is being different and that is ok' dan memberikan suara mereka kepada Sydney. Mereka dengan suka rela melakukannya karena selama ini mereka cenderung apatis bila ada pemilihan ketua Dewan Mahasiswa.

"Being different -- or dork -- from the mainstream is acceptable." alias "Being minority doesn't necessarily mean you have no choice." Ini adalah pesan menarik yang ingin disampaikan film yang bertema komedi ini.

Sydney White film remaja yang lumayan menghibur dari pada bosen sendirian. :)

PT28 16.48 14/02/12

P.S.:
mumpung masih berdekatan waktunya, aku menunggu people's power untuk menyingkirkan FPI dari bumi pertiwi. (mekso banget yak? hahahaha)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar